Jodha Akbar Episode 28 Bagian 2 | 22 September 2020

  Di tempat yang sama Sarifuddin tengah merayakan kemenangannya. Dia memberitahu anak buahnya kalau mereka telah memenangkan Amer dan Sujamal tidak di butuhkan lagi. Sharifuddin menyuruh anak buahnya menghabisi Sujamal. Sharifuddin takut Sujamal mengkhianatinya, karena Sujamal telah mengkhianati bangsanya sendiri. Tapi ketka mereka tiba di tenda Sujamal, SUjamal sudah pergi. Sharifuddin sangat marah, sehingga Prajurit yang memberitahu kedatangan Raja Bharmal di hajarnya karena menyebut Bharmal Raja, "dia bukan Raja, dia budak kita.."


Raja Bharmal tiba di kemah Mughal. Chutai Khan yang menyambutnya. ternyata Chugtai khand an raja Bharmal berteman. Chugtai khan ingin menjabat tangan raja Bharmal, tapi Raja Bharmal menolak, "perang ini telah menghancurkan persahabatan kita Chugtai Khan. Kau sekarang bersama pasukan Mughal. Bagaimana kau bisa menjadi temanku?" Sebelum chugtai Khan menjawab, Muncul Sharifuddin, "perang tidak akan bisa merusak persahabatan, tuan Bharmal.." lalu Sharif menyuruh Bharmal duduk.
Sharif menyuruh Bharma mencicipi hidangannya. Bharmal menolak, "aku tidak datang untuk merayakan kekalahan, Sharifuddin.." Sharifuddin menyahut, "kalau begitu rayakan kemenangan kami..." Bharma tanpa basa basi bertanya, "dia mana anak-anak ku?" Sharifuddin mengatakan kalau mereka ada di tempat yang aman. Bharmal mengingatkan Sharifuddin kalau dirinya juga sering menang perang, tapi dia juga sering membebaskan prajurit-prajurit yang kalah dalam peperangan itu. Sharifuddin memuji Bharmal sebagai pria hebat," .. kami juga sama.."

lalu Sharif memberi isyarat pada Chugtai Khan. Chugtai khan pergi untuk menjemput para pangeran. Bharmal lega melihat anak-aanaknyamasih hidup dan tidak kurang suatau apa. Raja Bharmal meminta Sharif agar membebaskan mereka. Sharif meminta imbalan, 5000 keping uang emas setiap bulan, batu untuk memperbaikai benteng, serta bahan makanan dan hewan ternak. Raja Bharmal menyanggupi dan minta anaknya di bebaskan. Sharif menolak, :itu untuk keselamatan anakmu, bukan kebebasannya.." raja Bharmal geram. Sharif berkata kalau Raja Bharmal tidak memenuhi permintaanya, maka para pangeran akan mati.


Chugtai Khan meminta izin pada Sharif untuk membujuk Bharmal. Chugtai khan meminta Bharmal agar menerima syarat Sharif untuk sementara waktu, "nanti aku akan memikirkan jalal keluarnya. Meski aku tak berdaya, aku ini tetap temanmu.." Bharmal setuju dengan nasehat Chugtai Khan. lalu Chugtai Khan memberitahu Sharif kalau raja Bharmal setuju. Sharif sangat gembira.

Jalal sangat gembira mendengar kemenangan Sharifuddin atas Amer, "dia telah memenangkan hatiku dengan memenangkan Amer. Dia pantas mendapat hadiah."

Si sisi lain, Maham juga gembira mendengat kemenangan Adham di malwa, "saatnya aku membicarakan pernikahan Adham dan bakshi bano pada jalal..." lalu maham bergegas pergi untuk menemui Jalal. Ddi waktu yang sama, Jalal juga sedang bergegas untuk menemui maham. mereka bertemu di halaman istana. Dan saling memberi salam.

maham mengucapkan selamat atas kemenangan Jalal. jalal sangat gembira. lalu Maham memberitahu Jalal kalau dai ingin membicarakan tentang pernikahan kedua Bakshi bano. Jalal menjawab, "aku juga berpikir hal yang sama. Aku sudah memutuskan agar adikku menikah dengan pria yang telah memenangkan banyak pertemputan penting untukku..." Maham ikut senang, "aku juga tidak sabar menunggu kedatanga Adham Khan. Dia telah memenangkan pertempuran di Malwa. Dia buat kita berdua bangga."

Jalal kaget, "apa yang ibu katakan? Kita juga memenangkan pertempuran di Malwa?" Maham binggung. Jalal mengaku kalau kegembiraannya dua kali lipat karena kemenangan di Amer dan Malwa.  Lalu Jalal memberitahu maham kalau Sharifuddin telah memberinya hadiah terbaik dengan menguasai Amer, "sekarang aku akan minta bakshi bano menikah dengan dia.." Maham terhenyak. jalal bertanya, "bagaimana pendapatmu?" Maham terpaksa setuju meski dengan perasaan kecewa. jalal mengucapkan terima kasih pada Maham atas ide pernikahan kedua untuk bakshi bano. lalu jalal pergi...


Maham menangis, "ternyata kemenangan Adhan tidak menolong kami juga..." impian Maham untuk menjadi kerabat jalal kandas, dia harus puas dengan posisinya sekarang yaitu pelayan Jalal.

Related Posts:

0 Response to "Jodha Akbar Episode 28 Bagian 2 | 22 September 2020"

Post a Comment