Download Google SketchUp 8 terbaru Free Full Version

Seperti yang sudah kita ketahui, Google SketchUp adalah sebuah software yang dapat digunakan untuk melakukan rancang bangun sebuah bangunan seperti mau membuat Rumah, Gedung, atau Kost, dan masih banyak lainnya. Google SketchUp ini sangat mudah dan simpel tidak seperti AutoCad, Kalau AutoCad itu Super Lengkap tapi kalau Google SketchUp ini hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan standart user saja. Jadi, untuk para pembaca, atau yang mungkin belum mengerti software alias newbie(ane salah satunya ^^) boleh mencoba aplikasi ini. Silahkan bagi yang ingin mengambil atau mendownloadnya. Google SketchUp ini berlisesensi Free alias Sudah Full Version jadi anda sudah bisa menggunakannya seluas jangkuan anda :)



==========[ Langkah menginstall ]==========


1. Download aplikasinya tersebut disini GoogleSketchUp.exe
2. Kemudian Install / Double klik aplikasi yang sudah didownload.
3. Tunggu dan biarkan prosesnya berjalan
4. Pada Welcome to the Google SketchUp 8 Setup Wizard klik Next
5. Beri tanda Centang pada I accept the terms in the License Agreement. kemudian klik Next
6. Pada Destination Folder pilih lokasi tempat penginstallan dengan mengklik "Change" Klik Next
C:\Program Files\Google\Google SketchUp 8\
7. Kemudian klik Install.
8. Klik Finish. Selesai.

[Contoh desain sebuah rumah Kost]
maaf, kalau sketsa ini belum selesai. tapi mungkin cukup untuk membuktikan bagaimana Google SketchUp itu.

Triks agar Google SketchUp tidak lemot:
1. Pastikan sebelum Anda menginstall Aplikasi ini PC atau Laptop Anda sudah memenuhi System Requirements/ Standard Minimum System.
2. Jika, Google SketchUp Anda masih terasa lemot. Coba untuk mendefrag Laptop/PC Anda di rumah. langkah ini digunakan agar semua file-file yg berada pada directory C:/ dapat tersusun sedemikian rapi. sehingga memungkinkan akses akan lebih cepat.
Sekian. dan Terima kasih
Semoga bermanfaat !
sumber : http://firman-xp.blogspot.co.id/2012/08/download-google-sketchup-8-free-full.html

Related Posts:

Anggota FMPP Desa Cenang Blusukan ke Rumah Warga


Cenang (TRELEPNEWS.COM) – Menindak lanjuti hasil rapat Forum Masyrakat Peduli Pendidikan (FMPP) Desa Cenang mengenai Gerakan Kembali Bersekolah (GKB), anggota FMPP Cenang Sutarno dan Roikhatul Janah bergerak cepat mendatangi rumah warga yang anaknya tidak bersekolah.

Kunjungan ini bertujuan untuk mencari informasi secara lengkap mengenai alasan kenapa anak-anak tidak bersekolah, serta memberikan pandangan dan arahan betapa pentingnya pendidikan. Dengan harapan bisa mengembalikan anak-anak tersebut ke bangku sekolah. Dari keempat rumah yang dikunjungi, tiga orang tua membeberkan biaya yang menjadi alasan utamanya.

Salah satu orang tua Wasri menjelaskan, anaknya tidak mau sekolah lagi karena khawatir tidak ada biaya, sehingga dia memutuskan untuk bekerja saja di Jakarta meskipun belum cukup umur.

“Saya inginnya anak saya sekolah lagi di MTs sini saja yang dekat, tetapi anaknya tidak mau melanjutkan karena dia takut kalau saya tidak bisa membiayai. Akhirnya dia bekerja sebagai pelayan warteg di Jakarta. Sebenarnya saya tidak tega melihat anak saya capek karena badanya juga masih kecil, tapi ya mau bagaimana lagi dia nya yang mau,” ungkapnya, Sabtu (17/6).

Lain halnya dengan Nipah ibunda dari Nurohmi, dia menceritakan alasan anaknya tidak mau sekolah karena malu sering diledek oleh teman-temanya sewaktu SD.

“Anak saya itu beda dengan anak lainnya. Dia punya kekurangan. Dari umur 3 tahun sampai sekarang belum bisa ngomong. Ngomongnya sama sekali tidak jelas. Teman-temanya sering ngeledek. Anaknya pun minderan jadi tidak pernah keluar rumah sekedar untuk bermain dengan teman-temannya,” paparnya.

 Sehari-hari, kata Nipah, hanya di rumah saja. Dia ingin sekali anaknya sekolah lagi, tapi dibujuk dan dirayu tidak berhasil. Kalaupun harus sekolah, maka berarti harus di sekolah khusus.

Sementara itu anggota FMPP Desa Cenang Sutarno memberikan penjelasan mengenai biaya yang akan ditanggung oleh FMPP dan pihak-pihak lainnya.

“Kewajiban anak adalah sekolah mencari ilmu seluas-luasnya. Jangan mengkhawatirkan biaya pendidikan karena semuanya sudah ditanggung Pemerintah dan FMPP. Apalagi kalau mempunyai kartu sosial seperti KPS, KIP, dan lainya bisa lebih membantu lagi. Anak tinggal berangkat sekolah, seragam dan uang saku setiap harinya sudah ada yang menyiapkan. Anak cukup berangkat dan belajar yang rajin,” jelasnya.

Sutarno berpesan supaya mereka memikirkan kembali kesempatan ini, jangan sampai ada penyesalan di kemudian hari. Alangkah bijaksananya kalau dipikirkan terlebih dahulu dan diskusikan dengan anggota keluarga yang lain.

” Kalau sudah ada keputusan, silahkan datang langsung ke rumah saya. Zaman semakin maju sehingga ijazah pendidikan tinggi dan keahlian sangat dibutuhkan. Jangan sampai anak-anak kita memilki nasib yang sama dengan orang tuanya. Kualitas hidup mereka harus lebih baik,” pungkasnya.


Related Posts:

Renungan Bulan Ramadhan

Teringat jelas masa kecil, bahagianya menyambut Ramadhan. Rutin shalat tarawih, shalat subuh sambil mendengarkan kuliah subuh dan berebut antri minta tanda tangan penceramah.

Unik memang, saat itu tugas yang diberikan guru untuk mengisi buku Ramadhan, berusaha untuk dijalankan dengan maksimal. Tidak lupa selalu membawa buku tersebut untuk mengontrol ibadahnya.

Kebiasaan tersebut, saat ini seolah sudah hilang gaungnya. Hanya sedikit anak yang berebut bergantian untuk meminta tanda tangan penceramah. Lalu, apa yang mereka isi di buku catatannya, padahal tugas itu masih ada sampai sekarang.

Renungan buat kita yang mengalami masa masa semangat hadir di mushola atau masjid. Masihkah kita rajin ? Masihkah ada semangat seperti zaman kecil ? Atau telah surut melangkahkan kaki ke Masjid ?

Related Posts:

Raib 400 Juta, Perampokan Dinas Kesehatan Brebes

sumber foto : Otong Susilo (wartawan TV one
r BREBES (Trelepnews.com) - Sekitar pukul 18.30 WIB, telah terjadi penyanderaan dua orang pegawai Dinas kesehatan Brebes oleh orang tidak dikenal sebanyak 5 orang.

Terungkap, pelaku menggunakan mobil saat membobol kantor Dinkes Brebes. lalu menyekap, mengikatkan tali dan membungkamnya dengan lakban. Setelah menggasak uang brankas sekitar 400 Juta mereka meloloskan diri sekitar pukul 20.20 WIB.

Motif pelaku melakukan penyanderaan masih didalami dan dalam proses penyelidikan Polres Brebes.

Seperti dilansir dalam panturapost.com (4/6/2017), Satpam bernama Sanuri (61), petugas tanggap darurat 119 Nurudin (35) yang kala itu dapat tugas jaga disekap dan diikat di dalam ruangan kepala dinas.
Adapun kronologi perampokan, sebagaimana informasi yang berhasil dihimpun sebagai berikut:

– Pukul 18.30 WIB sejumlah perampok masuk ke Kantor Dinkes dan melakukan penyandraan terhadap dua pegawai Dinkes Brebes. Jumlah perampok diperkirakan lima orang. Saat itu korban disekap diikat tali dan dibungkam lakban.

– Sekitar pukul 20.00 WIB pegawai Dinkes lainnya yakni Masrukhi hendak masuk kantor untuk lembur. Ketika tiba di kantor dia mendengar teriakan dari dua petugas jaga yang sedang disandera. Demi keamanan, dia lalu melaporkan peristiwa itu ke polisi

– Perampok kabur dengan menggunakan mobil.  Sekitar pukul 20.20 korban berhasil melepaskan diri dan berusaha minta tolong.

– Beberapa saat kemudian polisi tiba di lokasi dan membantu melepas ikatan dua petugas jaga tersebut. Hingga kini polisi masih melakukan pengejaran terhadap komplotan perampok tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr. Sri Gunadi Parwoko yang berada di TKP saat dimintai keterangan menjelaskan, ada beberapa ruangan yang digeledah. “Ruangan saya, ruangan Sekdin, ruang bendahara dan ruang brangkas,” jelas Gunadi.

Hingga kini, pihak kepolisian masih berada di dalam kantor Dinkes untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

                      

Related Posts:

Puisi untuk Pak Amien Rais

Pak Amien Rais
                    dan
Elit Muhammadiyah
Oleh : ustadz Irfan Farid

Tanpa mengenal lelah
engkau curahkan
seluruh hari hidupmu
hanya untuk mengabdi

Libtighooi Mardlootillaah
telah engkau besarkan
telah engkau hidup hidupi
Muhammadiyah

Pada satu 9 9 delapan
melalui Tanwir Semarang
Engkau dirikan partai
yang diberi nama P A N

Dengan lebih dan kurang
para politisi P A N
telah berkhidmat
untuk Muhammadiyah

Dulu  ketika engkau
jadi calon presiden
Suara tak signifakan
karena ada label padamu
:

" Amien Rais itu
  tokoh Muhammadiyah
  Apa kalian mau dipimpin
oleh orang Muhammadiyah? "

Engkau memang tidak
ma'shum seperti Nabi
Tapi kami yakin engkau
tetap hidup hati nurani

Engkau tokoh reformasi
yang gagah melawan tirani
Engkau sosok istiqamah
yang membela Islam
yang sedang didholimi

Engkau salah satu putera
terbaik Muhammadiyah
Kini engkau sedang
menghadapi mushibah

Mustahil bisa dipungkiri
bahwa engkau
adalah sesepuh kami
yang sangat berjasa
membimbing kami

Pak Amien !
sungguh hati kami sedih
Karena saat seperti
yang nampak di mata kami :
"Elit Muhammadiyah
justeru berdiam diri"

I F Bmy Malam Ahad 18.48
9 Romadlon 1438.

Related Posts: