Nur Nadlifah Tegaskan Pentingnya Percepatan Pencegahan Stunting Pada Anak


TEGAL - Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Dapil IX Jawa Tengah Nur Nadlifah melakukan Sosialisasi Penguatan Pendataan Keluarga dan Kelompok Sasaran Bangga Kencana bersama BKKBN.


Hadir pada kegiatan tersebut Ketua PCNU H. Abdul Hakim, kepala BKKBN kota Tegal Afin, perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Umi hidayati.


Dalam kesempatan tersebut, Nadlifah menegaskan pentingnya pencegahan stunting bagi anak.


"Pencegahan stunting pada anak harus menjadi prioritas utama bagi dalam keluarga," ujar Nadlifah di Gedung Pertemuan Alharomain Kota Tegal pada Minggu (31/10/ 2021).


Lebih lanjut, Nadlifah menjelaskan bahwa pencegahan stunting harus melibatkan seluruh lapisan untuk memastikan prevalensinya benar-benar turun.


"Pada tahap perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasinya harus melibatkan semua pihak, dari pusat hingga daerah," lanjut Nadlifah.


Begitu juga Umi Hidayati yang mewakili BKKBN Provinsi Jawa Tengah menyampaikan di depan peserta bahwa stunting pada balita adalah upaya besar untuk mencetak generasi emas di masa mendatang.


"Menyelamatkan anak dari stunting adalah menciptakan generasi emas di masa mendatang," pungkasnya.

Related Posts:

Bonus Demografi melalui Program Bangga Kencana BKKBN


BREBES ( cbm-news.com ) - Melalui kegiatan sosialisasi penguatan pendataan keluarga dan kelompok sasaran bangga kecana, merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan bonus demografi. Demikian disampaikan oleh anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Hj. Nur Nadlifah, S.Ag, M.M dihadapan anggota muslimat NU Brebes di Aula Islamic Center Kabupaten Brebes, Ahad ( 17/10/2021 ).


Bonus demografi, kata Nur Nadlifah, adalah besarnya penduduk usia produktif antara 15 tahun hingga 64 tahun dalam suatu negara. Hal ini membutuhkan peran dari semua lini untuk mewujudkannya. 


" Saya berpesan kepada hadirin untuk menyampaikan kepada anak dan cucu yakni generasi millenial yang nantinya bisa menjadi penggerak, pendorong perekonomian indonesia dan menjadi tumpuan bagi Indonesia ke depannya," katanya.


Menghadapi Bonus Demografi, lanjut Nur Badlifah, semua pihak dapat mengambil peran untuk meningkatkan kualitas penduduk melalui pembangunan keluarga. Mendorong agar setiap anak yang dilahirkan berkualitas, dengan memperhatikan perkembangan dan pertumbuhan anak di 1000 hari pertama kehidupan dengan memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif.


" Dengan edukasi kepada masyarakat tentang 1000 hari pertama kehidupan, diharapkan orangtua cerdas dalam mengurus buah hati mulai dari kebutuhan gizi hingga stimulus perkembangannya," pungkasnya.







Related Posts:

Nur Nadlifah : Generasi Penerus Kita Harus lebih Baik


TEGAL ( cbm-news.com ) - Masa depan generasi penerus kita harus lebih baik. Demikian disampaikan anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah pemilihan IX Jawa Tengah Hj. Nur Nadlifah, S.Ag, M.M pada sosialisasi penguatan pendataan keluarga dan kelompok sasaran bangga kencana di Desa Tegal Wangi Kecamatan Talang dan Desa Dukuh Turi Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal, Kamis ( 14/10/2021 ).


Peran pembangunan keluarga, kata Nur Nadlifah, menjadi tanggung jawab kita semua untuk mewujudkan indonesia emas yang harus terlahir generasi - generasi penerus bangsa yang bebas dari stunting.


"Seperti yang kita ketahui di beberapa daerah tingkat stunting masih cukup banyak. Untuk itulah sosialisasi penguatan bangga kencana sebagai upaya penurunan angka stunting dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang keluarga," katanya.


Pembangunan keluarga dan pembentukan KB tidak semata-mata kelahiran dengan jumlah. Tapi dengan Bangga Kencana mampu memberikan penekanan bahwa BKKBN memfokuskan kepada pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas keluarga.

Related Posts: